My Personal Interest

Cara meng-install Armbian Linux di STB HG680 & Pi-hole

Setelah bertahan selama 2 tahun memakai adblock di lede yang berbasis OpenWRT maka akhirnya saya menemukan device yang cukup murah agar bisa dipasangkan tool blocking ads yaitu Pi-hole. Pi-hole membatasi akses dari sisi DNS alias langsung di jaringannya, berbeda dengan adblock yang berbasis aplikasi.

Sebelum menginstall Pi-hole yang mana tujuan kita sebenarnya, maka perlu dipersiapkan dahulu hardware yang menjadi fondasi Pi-hole ini yaitu linux, dan karena saya memakai STB HG680 yang memakai SOC arm s905 maka kita bisa menginstall armbian di STB ini.

Berikut langkah²nya
1. Download image Armbian 5.90 di http://bit.ly/2Nm7ZHz

2. Download aplikasi Win32DiskImager di http://bit.ly/2NpsCm9
3. Siapkan UFD/sdcard di PC dan tulis image tadi dengan aplikasi Wind32DiskImager, jika setelah selesai ada notifikasi disk not recognized jangan di format karena partisi UFD/sdcard sudah menggunakan partisi type linux yang tidak dikenal windows.


4. Setelah selesai maka kita sudah mempunyai install armbian untuk kita pasang di STB, pasang UFD pada slot USB no.1 atau sdcard pada slot yang tersedia (silahkan sesuaikan dengan media yang anda punya).

5. Nyalakan STB, sambungkan keyboard ke USB dan TV via HDMI dan tunggu hingga selesai loading masuk ke home screen STB.

6. Gunakan terminal emulator dari STB dan ketikkan reboot update

7. STB akan otomatis reboot dan melakukan booting melalui media yang kita sudah siapkan pada point 3.

8. Jika berhasil booting ke media, maka system akan langsung meminta password default yaitu: 1234, ketikkan saja password ini lalu enter. Di linux password tidak akan terketik karakter *-nya, namun tetap terinput. Dan pada saat itu juga maka akan diminta langsung mengganti password, silahkan ganti sesuai dengan keinginan anda.


Selesai sudah menginstall Armbian Linux di device STB HG680, langkah selanjutnya maka kita akan menginstall Pi-hole di STB yang sama. Langkahnya cukup mudah namun kita perlu menginstall beberapa library dahulu agar prosesnya berjalan lancar.

1. Install nano
apt-get install nano 
2. Install Curl
apt-get install curl 
3. Install Pi-hole
curl -sSL https://install.pi-hole.net | bash 
4.Selesai, tinggal rubah opsi DNS di DHCP server menjadi alamat IP Pi-hole dan nikmati jaringan bebas iklan dan bandwitdh lebih hemat.


Share:

Cara menghilangkan Foxit Cloud (akses logger.foxitcloud.com)


Siapa yang tidak kenal dengan PDF file? File yang berguna untuk berbagi dokumen dengan aman di internet, bebas virus dan berukuran lebih kecil dibanding file dokumen dari Microsoft. Salah satu program favorit saya untuk membuka file tersebut adalah Foxit PDF Reader, lebih ringan dan kompak dalam hal instalasi dibandingkan dengan Acrobat Reader yang lebih dahulu terkenal.

Namun sayangnya dari semua kelebih tersebut software ini terus dikembangkan oleh developernya sehingga memberikan fitur yang bagi saya cukup mengganggu yaitu berbagi file di cloud di server mereka. Nah artikel ini adalah salah satu cara untuk menghilangkan fitur tersebut, mungkin bagi individu dirumah tidak begitu signifikan tapi dilingkungan network yang berisi lebih dari 100 PC maka akan cukup terasa efeknya.

Ini ditandai oleh banyaknya request yang di blok pada mesin pi-hole saya berada pada Top 10 Blocked Domain dan setelah mencari tahu ternyata sumbernya adalah dari software ini. Yuk kita atasi hal ini dengan beberapa langkah mudah berikut

1. Tutup aplikasi Foxit Reader
2. Buka add remove program


3. Temukan daftar CloudReading atau Foxit Cloud lalu lakukan remove
4. Selesai


Share:

ASUS VivoBook Ultra A412, mencari pengganti ASUS VivoBook S200

ASUS Vivobook Ultra A412, mencari pengganti ASUS VivoBook S200 - Laptop pada masa sekarang ini adalah barang yang lumrah dan biasa dimiliki setiap keluarga, selain bentuknya yang ringkas juga mempunyai fungsi full seperti computer desktop yang lebih dahulu terkenal pada masanya. Dalam membeli laptop sebenarnya tidak susah dalam menentukan pilihan, utamanya tentu dari budget lalu dari segi spesifikasi dan fitur yang dimiliki tentunya design yang stylish tentunya memberi nilai tambah. Terakhir tinggal memilih brand yang sesuai dengan minat kita dan tentunya after salesnya yang bagus, percuma dong kalau tiba-tiba laptop kita bermasalah tanpa tahu mesti kemana akan di service atau tidak adanya dukungan spare part pengganti.
 
Spesifikasi Ultra dengan harga hemat

Dari sedikit petunjuk diatas tentunya saya sudah mendapatkan petunjuk apa yang kira-kira cocok untuk menggantikan laptop lama saya ASUS VivoBook S200 yang sudah berumur 5 tahun dan memang tampaknya perlu di upgrade karena sudah mulai ngos-ngosan untuk dipakai dengan kebutuhan editing video di Filmora maupun untuk dipakai sebagai workhorse sehari-hari. Setelah beberapa saat hunting dan membandingkan dari beberapa fitur serta plus dan minusnya tentu pilihan saya tetap pada merk ASUS namun dengan tipe menengah yang terbaru yaitu ASUS VivoBook A412. Type ini sengaja saya pilih karena processornya sudah memakai AMD, tersedia opsi mulai dari AMD 300U sampai yang tertinggi yaitu Ryzen 3700 yang mana pada versi desktop yang saya miliki juga memakai processor dari AMD Ryzen 2200G dengan built-in vga dan sudah merasakan sangat cukup dan puas untuk performa editing video software yang biasa saya pakai. Nah berikut spesifkasi dari laptop ini sebelum saya bercerita lebih lanjut;

Main Spec.
ASUS VivoBook Ultra A412DA
CPU
AMD® Ryzen™ 7 3700U Processor
AMD® Ryzen™ 5 3500U Processor
AMD® Ryzen™ 3 3200U Processor
Operating System
Windows 10 Home – Windows 10 Pro recomended
Memory
4GB DDR4 RAM – 1 free slot available (total 16GB)
Storage
256GB M.2 PCIe Gen3 NVME SSD – 1 free slot available 2.5’
Display
14.0" (16:9) LED backlit FHD (1920x1080) Anti-Glare, NTSC 45%
Graphics
Radeon Vega 8 - Radeon RX 540X
Input/Output
1x USB 3.1 (Gen1) Type-C, 1x USB 3.1 (Gen1) Type-A, 1x USB 2.0 Type-A, 1x HDMI, 1x Audio Jack
Camera
HD Web Camera 720p
Connectivity
Dual-band 802.11ac Wi-Fi (2x2), Bluetooth 4.2
Audio
Sonic Master audio, Array Microphone
Battery
37WHrs, 2S1P, 2-cell Li-ion Battery
Dimension
32.2(W) x 21.2(D) x 1.90 ~ 1.95 (H) cm
Weight
1.5Kg
Colors
Transparent Silver, Slate Grey, Peacock Blue, Coral Crush
Price
Start from Rp6.599.000
Warranty
1 tahun garansi

Dengan melihat spesifikasi diatas tentunya sudah cukup bagi saya untuk menentukan bahwa laptop tipe ini merupakan yang paling pas untuk menggantikan ASUS UltraBook VivoBook S200 yang telah saya pakai lebih dari 5 tahun, dengan berbagai pertimbangan mulai dari spesifikasi-fitur-harga-performa. Dan sebagai saran juga untuk kalian yang ingin membeli laptop baru, pastikan storagenya harus menggunakan SSD sebesar 256GB untuk system dan tambah lagi storage HDD Sata 1GB untuk penyimpanan data, karena jika laptop baru tetap hanya menggunakan HDD biasa maka bisa dipastikan performanya tidak akan optimal. Selain itu yang juga perlu diingat bahwa semua laptop ASUS mulai dari tahun 2019 sudah memiliki pre-installed Windows 10 yang resmi, jadi jangan sampai salah membeli laptop yang belum ada operating systemnya agar laptop kita terlindungi garansi resmi distributor ASUS di Indonesia. 


Fitur & Design Premium terkini

Oke kembali lagi ke fitur dulu ya, salah satu fitur pada laptop ASUS VivoBook A412 adalah finger print untuk mengakses Windows 10 yang tergabung dalam Windows Hello, nah ini merupakan fitur baru yang ada di Windows 10 dan laptop ini sudah mendukungnya. Jadi kita bisa login dengan menggunakan password user local, password live.com, finger print maupun dari face recognition muka kita. Canggih kan!? bukan hanya smartphone dari ASUS saja sekarang yang bisa login dengan finger print dan face unlock, laptopnya-pun juga sudah bisa melakukan hal yang sama sehingga hanya kita yang dapat mengakses data-data di laptop. Tentunya dengan segudang fitur terbaru tersebut tidak heran jika ASUS memperoleh berbagai penghargaan sepanjang tahun 2018 termasuk Forbes’ Global 2000 Top Regarded Companies, Thomson Reuters’ Top 100 Global Tech Leaders, dan Fortune’s World’s Most Admired Companies.

ASUS VivoBook Ultra A412 ini bukan sembarang ultrabook. Laptop ini telah dilengkapi dengan beragam fitur premium seperti NanoEdge Display, yaitu teknologi eksklusif yang membuat bezel pada layar VivoBook Ultra A412 tampil dengan ukuran hanya 5,7mm. Berkat bezel yang tipis, dimensi bodi VivoBook Ultra A412 secara keseluruhan dapat diperkecil serta dapat menghadirkan screen-to-body ratio hingga 83 persen. Fitur premium lainnya adalah ErgoLift Design, yaitu mekanisme khusus yang membuat bagian bodi utama VivoBook Ultra A412 terangkat dan membentuk sudut dua derajat. Berkat ErgoLift Design, posisi keyboard saat VivoBook Ultra A412 digunakan menjadi lebih ergonomis dan nyaman digunakan.

ErgoLift Design juga membuat sistem pendingin di VivoBook Ultra A412 dapat bekerja lebih optimal. Saat ultrabook ini digunakan, bodinya akan sedikit terangkat sehingga membentuk rongga yang dapat memperlancar sirkulasi udara pada sistem pendinginan. Dengan sistem pendingin yang lebih baik, hardware di dalam ultrabook ini dapat bekerja lebih optimal. Perlu diperhatikan juga saat hinge ini terangkat maka posisi keyboard-pun akan terangkat setidaknya membuat lebih nyaman dalam posisi mengetik keyboard menurut saya.

Laptop ultra portable ini semestinya cocok untuk kawula muda yang enerjik dan karena saking kecilnya dalam bingkai 13 inchi memuat layar 14 inchi sehingga dapat kita beri gelar The World’s Smallest 14 inch Colorful Notebook. Ini terlihat dari pilihan warnanya yang beragam, yaitu Transparent Silver, Slate Grey, Peacock Blue, Coral Crush. Namun untuk mempermudah jika berbelanja di toko online sebutkan saja warna dasar yang kita inginkan agar sellernya paham karena tidak semua seller dapat menghafal pilihan warna yang tertulis seperti diatas ini. 


Kesimpulan laptop murah bukan murahan

Pada awal tahun hingga setelah pertengahan tahun 2019 ini sebenarnya banyak laptop yang di keluarkan oleh ASUS mulai dari seri low-end hingga laptop gaming namun di pertengahan segment ini ASUS nampakanya berhasil membidik pasar yang lebih luas dengan membuat pangsa pasar yang tadinya berniat membeli laptop low-end melirik type VivoBook A412 dengan sedikit usaha untuk menabung sehingga mendapatkan laptop yang up-to-date dapat dipakai untuk 5 tahun kedepan seperti saya. Walau tidak ada blink-blink macam RGB namun type ini adalah yang terbagus sesuai dengan rentang harga pasaran dibanding pesaingnya, dan tentu saja dukungan after sales atau masa garansi dari ASUS yang menyediakan service centre di seluruh Indonesia merupakan nilai plus bagi saya.
Untuk link produk laptop Ultrabook ASUS VivoBook A412 ini bisa kalian lihat sendiri di link berikut.
Share:

Roaming di Malaysia dengan Smartfren

Bagi kalian yang pernah traveling khususnya ke luar negeri tentunya salah satu item yang harus diperlukan adalah komunikasi baik itu dengan teman seperjalanan maupun dengan kerabat di tanah air. Nah kali ini saya akan berbagi pengalaman bepergian ke Malaysia dengan menggunakan kartu 4G dari Smartfren yang lagi gencar berpromosi dengan BA Atta Halilintar. 
Sebagai informasi karena kita menggunakan kartu dari Indonesia maka untuk menggunakan layanan kartu Smartfren ini perlu mengaktifkan fitur roaming agar dapat digunakan di luar negri. Caranya sebenarnya banyak diantaranya 
  1. Galery Smartfren
  2. aplikasi MySmartfren (install via Google Play / Apple Store)
  3. web my.smartfren.com
  4. atau *128# 
dari ke-empat cara tersebut saya menggunakan point ke-4 yang paling mudah nanti akan ada panduan untuk memilih mengaktifkan fiturnya di layar ponsel kalian.


Nah jika fitur roaming di kartu Smartfren kalian sudah aktif maka langkah selanjutnya adalah merencanakan paket mana yang akan kalian beli di tempat tujuan, kalau saya memilih yang paket 50 ribu Rupiah untuk 1GB data. Dari info yang dapat dipercaya kartu perdana Smartfren yang baru sudah dapat mengaktifkan fitur ini dari ponsel langsung, kecuali jika kartu Smartfren anda masih menggunakan chip lama maka harus datang ke galery untuk menggantinya dengan yang baru.

Jangan lupa untuk topup pulsa dulu dan untuk pengaktifan paket roamingnya ketika kita sudah tiba di negara tujuan, nah pastikan anda menghubungkan alamat e-mail ke nomor Smartfren anda sebelumnya pada aplikasi MySmartfren agar login via e-mail untuk menghindari charge data yang dibebankan ke pulsa anda. Info lengkap langsung cus kesini.


Nah ketika tiba di bandara Senai Johor Baru saya langsung menghubungkan ponsel saya ke WiFi gratis yang tersedia di bandara tersebut dan langsung mengaktifkan paket roaming via aplikasi MySmartfren, tidak pakai lama dibawah 1 menit saya langsung mendapatkan notifikasi paket roaming saya sudah aktif dengan roaming pada jaringan My Matrix Malaysia.






Untuk harga paket seperti ini terbilang sangat cukup untuk keperluan WhatsApp, Grab, IG dan sesekali googling tempat wisata. Kalau saya untuk keperluan heavy internet dapat menggunakan WiFi dari hotel yang memang lumayan kencang dan dalam rangka menghemat quota.

Selama berada di Malaysia saya tidak menemukan kendala dalam menggunakan fitur roaming dari Smartfren, semua lancar dan puas walau pada 1-2 spot high-way perlu enable-disable Airplane mode untuk memancing sinyal My Matrix.



Dan ketika hari terakhir saya bertamasya ke Malaysia quota yang tersisa masih sekitar 300Mb-an dari total 1GB yang tersedia, terima kasih Smartfren atas fiturnya. Semoga kedepannya pengaktifan roaming dapat dilakukan pada hari H sebelum keberangkatan agar mempermudah tidak perlu cari WiFi gratis di bandara lagi 😉
Share:

Perbandingan ASUS ROG Terbaru 2019



Beberapa waktu lalu ASUS mengumumkan jajaran laptop gaming ROG di acara ROG “Be Unstoppable” yang bertempat di Pullman Hotel Central park, Jakarta. Dalam kesempatan itu terdapat berbagai macam laptop ASUS ROG mulai dari Strix Scar III, Strix Hero III, Strix G, Zephirus S, Mothership dan Face Off. Yang terakhir disebut ini mengadopsi design futuristic berkolabolasi dengan team BMW Designworks Group yang mempunyai tampilan premium sesuai dengan citra BMW.


Setelah ASUS mengumumkan peluncuran jajaran laptop ROG-nya tentunya saya dan mungkin anda semua bertanya type manakah yang cocok untuk kebutuhan saya, karena begitu banyak sekali yang diluncurkan dengan berbagai macam varian harga hingga pusing sendiri untuk mengingatnya kembali tanpa melihat dalam brosur produk yang disertakan kala itu.

Strix Scar III / Hero III
Strix G
Zephyrus S
Mothership
Face Off
240Mhz panel, 3ms response time, eSports, Keystone, Shadow Drive
120Mhz panel, 3ms, eSports, design Face Off
tipis & ringan 20mm, 144Mhz panel, 3ms, standar MIL-STD-810G, PD charging
Desktop replacement, detachable keyboard, RTX 2080 desktop ver
Design futuristic kolaborasi BMW Design Work, 144Mhz
Hardcore Gamer
Core Gamer
Mobile Gamer
House Gamer
Mobile Gamer


Selain itu spesifikasi umumnya menggunakan Intel Core i9 9th, nVidia GTX1660 - RTX 2080, NVMe SSD, 8-64GB RAM, RGB Backlit, 120-240Mhz panel dengan response time 3ms, USB3, WiFi 802.11ac, Bluetooth 5.0. Dari sekian spesifikasi yang menggiurkan kalau saya lebih cocok dengan yang Zephyrus S karena lebih mudah dibawa kemana² dengan opsi charging PD mengingat adaptor charger ROG ini sebesar batu bata.

Bagaimana, apakah sudah menentukan laptop ASUS ROG mana yang akan kalian beli?
Share:

Paling banyak dilihat