My Personal Interest

Backup/Restore Konfigurasi Router dengan TFTP server

Backup Konfigurasi Router di TFTP server

1. Download aplikasi TFTP server dari sini http://tftpd32.jounin.net/ , sesuaikan dengan OS anda (32bit/64bit)
2. install TFTPd sampai selesai dan jalankan
3. set di bagian Current Directory pada folder selain drive C


4. set di bagian Server Interfaces di LAN card anda sehingga muncul IP local anda


5. jalankan GNS dan login ke console
6. jalankan perintah "copy startup-config tftp"
7 masukkan alamat IP TFTP seperti yg tertera di langkah (3)
8 input nama backup sesuai dengan kondisi masing², misal "backup_senin_10.03.2014"
9 tunggu sampai selesai prosesnya sehingga seperti ini


10. done, hasilnya file tersebut ada di TFTP server


Restore Konfigurasi Router dari TFTP server

1. masukkan perintah "copy tftp startup-config"
2. input alamat IP dari TFTP yg anda miliki
3. berikan nama backup yg pernah anda simpan sebelumnya, misal "backup_senin_10.03.2014"
4. tunggu sampai selesai prosesnya sehingga seperti ini


5. done.
Share:

Mengkonfigurasi Router di GNS dan menyambungkan dengan jaringan lokal (LAN)

1. klik dan seret c2600 dari daftar router sehingga tampil di layar kerja


2. klik kanan R1 dan pilih start


3. klik kanan R1 dan pilih console



4. lihat ada berapa interface pada R1 dengan ketikkan "show interface"
sehingga hasilnya


FastEthernet0/0 is administratively down, line protocol is down
Hardware is AmdFE, address is c800.0b50.0000 (bia c800.0b50.0000)
MTU 1500 bytes, BW 100000 Kbit, DLY 100 usec,
reliability 255/255, txload 1/255, rxload 1/255
Encapsulation ARPA, loopback not set
Keepalive set (10 sec)
Full-duplex, 100Mb/s, 100BaseTX/FX
ARP type: ARPA, ARP Timeout 04:00:00
Last input never, output never, output hang never
Last clearing of "show interface" counters never
Input queue: 0/75/0/0 (size/max/drops/flushes); Total output drops: 0
Queueing strategy: fifo
Output queue: 0/40 (size/max)
5 minute input rate 0 bits/sec, 0 packets/sec
5 minute output rate 0 bits/sec, 0 packets/sec
0 packets input, 0 bytes
Received 0 broadcasts, 0 runts, 0 giants, 0 throttles
0 input errors, 0 CRC, 0 frame, 0 overrun, 0 ignored
0 watchdog
0 input packets with dribble condition detected
0 packets output, 0 bytes, 0 underruns
0 output errors, 0 collisions, 0 interface resets
0 babbles, 0 late collision, 0 deferred
0 lost carrier, 0 no carrier
0 output buffer failures, 0 output buffers swapped out
FastEthernet0/1 is administratively down, line protocol is down
Hardware is AmdFE, address is c800.0b50.0001 (bia c800.0b50.0001)
MTU 1500 bytes, BW 100000 Kbit, DLY 100 usec,
reliability 255/255, txload 1/255, rxload 1/255
Encapsulation ARPA, loopback not set
Keepalive set (10 sec)
Full-duplex, 100Mb/s, 100BaseTX/FX
ARP type: ARPA, ARP Timeout 04:00:00
Last input never, output never, output hang never
Last clearing of "show interface" counters never
Input queue: 0/75/0/0 (size/max/drops/flushes); Total output drops: 0
Queueing strategy: fifo
Output queue: 0/40 (size/max)
5 minute input rate 0 bits/sec, 0 packets/sec
5 minute output rate 0 bits/sec, 0 packets/sec
0 packets input, 0 bytes
Received 0 broadcasts, 0 runts, 0 giants, 0 throttles
0 input errors, 0 CRC, 0 frame, 0 overrun, 0 ignored
0 watchdog
0 input packets with dribble condition detected
0 packets output, 0 bytes, 0 underruns
0 output errors, 0 collisions, 0 interface resets
0 babbles, 0 late collision, 0 deferred
0 lost carrier, 0 no carrier
0 output buffer failures, 0 output buffers swapped out
disini bisa kita lihat bahwa R1 mempunyai 2 interface ethernet, yaitu FastEthernet0/0 dan FastEthernet0/1.

5. selanjutnya kita perlu mempersiapkan IP available (yg tersedia/belum terpakai di jaringan kita), dengan cara melihat subnet IP PC kita, dengan cara start > run lalu ketikkan cmd


6. ketik ipconfig sehingga kita tahu segment ip kita berapa


7. ping IP yang satu segment, disini karena saya pakai 10.26.20.X maka saya cari target IP yg bakal dipakai dan hasilnya harus 100% error atau destination host unreachable. Jangan bingung, sesuaikan dengan ip local PC anda (misal 192.168.10.200, maka anda harus mentargetkan IP utk router R1 antara 192.168.10.2 sampai 192.168.10.254, ambil yang hasilnya 100% error tandanya IP tersebut tidak terpakai di jaringan dan bisa dipakai di Router R1)


8. kembali ke console dan ketikkan "config t"


9. ketik perintah "interface FastEthernet 0/0"
10. ketik perintah "ip address 10.26.20.170 255.255.255.0" < sesuaikan dengan jaringan anda dan masukkan juga subnet masknya
11. ketik perintah "no shutdown" < mengubah interface FastEthernet 0/0 menjadi hidup
12. ketik "exit" 2x lalu ketik "wr" untuk menyimpan konfigurasi, sehingga perintahnya seperti ini


13. aktifkan login telnet dengan ketikkan "config t" lalu ketik "line vty 0 4" dan ketik "login" dan ketik "password cisco" (passwordnya cisco), jika sudah ketik exit sehingga tampilannya seperti ini



14. klik di Browse all device (gambar yg ada 4 buah) lalu pilih cloud, klik dan geser ke halaman kerja disamping R1 sehingga seperti berikut



15. cloud disini maksudnya adalah jaringan aktif yg ada di PC kita, lewat cloud kita akan mengemulasi device NIC PC sebagai jembatan komunikasi antara R1 dan LAN. klik kanan cloud lalu pilih configure


16. pilih C1


17. pilih Local Arena Connection lalu klik Add sehingga muncul di listnya lalu klik apply dan OK.
Perhatian : pastikan anda memilih Local Arena Connection bukan virtualbox host only atau local host ethernet , jika salah maka R1 tidak akan bisa terhubung dengan PC anda.



18. pilih add link di gambar kabel (paling bawah) lalu klik di R1 dan pilih f0/0 dan tarik ke C1 dan pilih nio yg tersedia.




19 jika sudah semuanya bisa langsung di test dari command prompt windows dengan ketikan perintah "telnet 10.26.20.170", dari sini kita bisa langsung konfigurasi router R1 dari lingkungan real windows dengan menggunakan hyper terminal/telnet/putty.

20. selesai
Share:

Tutorial Menginstall GNS (Graphical Network Simulator)

1. download dahulu softwarenya (gratis) dari sini http://www.gns3.net/
2. download IOS 2600 dari sini http://tny.cz/19429c1b
3. install GNS sampai selesai dan pilih semua opsinya, jika diminta untuk berlangganan e-mail cancel saja dan lanjutkan dengan pilih Yes

4. jalankan GNS dan pertama kali akan muncul jendela project, cancel saja karena kita akan memasang image IOS terlebih dahulu


5. klik di gambar router (bulat dengan 4 buah panah) nanti akan muncul jendela list router yg ada (namun belum ada image-nya)


6. klik ke Edit > IOS images and hypervisors


7. klik di Image file dan arahkan ke file yang tadi di download pada point (2)


8. jika ada notif ingin di uncompress pilih Yes


9. klik di Auto Calculation sehingga muncul jendela berikut dan tunggu sampai kolom IDLE PC terisi otomatis dan klik close untuk lanjut


10. klik di test setting


11. sehingga muncul console berikut, jawab (n) untuk melanjutkan


12. Klik save agar image IOS bisa digunakan dalam simulasi di layar utama nanti


13. kembali ke layar project sehingga jika kita klik gambar route-nya akan muncul Router c2600 yang tadi kita load IOS-nya


14. Done.
Share:

Popular Posts

Search This Blog

Tags

Asus (52) android (40) FAQ (4) Cisco (3) OpenWRT (2) Backup (1) FKM (1) LUCI (1) kodi (1)

Labels

Recent Posts